Wednesday, December 22, 2010

PARODI I

Sudirman telah mati
Diponegoro telah terurai di perut bumi
Siapa lagi?

Bahkan manusia tak menyadari lagi
apa arti hidup yang berarti
dari Chairil Anwar yang sekali

Karena hidup tak lebih memenuhi perut dan syahwati
Manjakan ambisi dan naluri, yang katanya hati

Oh,oh,…pertiwi
Tidakkah kau rindu mereka ada sekali lagi?

Mengggugah manusia-manusia yang telah mati
Berdiri mengangkang di atas jasad-jasad mereka yang telah mati
Bersorak menertawakan parodi hati nurani
Dengan mangatasnamakan rakyat dan demokrasi

No comments:

Post a Comment