Wednesday, July 16, 2014

DIA PELANGI

Oleh Fadhila Afifah

Cuma seperti pelangi
Yang mengisi langit yang kosong
Langit yang mulanya hitam diselubungi petir guntur
Tapi muncul setelah semua itu menjadi polos

Hanya sebagai pelangi yang tak selamanya tampak
Walau tak selamanya ada tapi telah memberikan keindahan
Walaupun cuma sementara

Mulanya kita mengira akan saling satu
Tapi ternyata setelah tau
Kita memang tidak pernah ditakdirkan untuk bersatu

Bagai pelangi yang saling mengisi
Kita hanya saling mengisi waktu dengan bahagia
Tapi kita tau bahwa kita tak akan selamanya bahagia
Bahagia dengan pelangi

Selagi ada pelangi....
selagi ada waktu...
Selagi ada kebagiaan...

Kita mencoba saling bersatu
Walau hanya sementara :')

Tuesday, July 15, 2014

BERHARAP KAU KEMBALI

Oleh Ganjar Permana Siddiq

Di bawah hamparan langit yang gelap
Aku menatap satu bintang yang paling terang
Aku menatapnya dengan penuh harapan
Seolah itu kau

Yang kini kau telah pergi dari hidupku
Di saat ku membutuhkan mu
Rasa sakit ini masih tersimpan
Saat kau khianati cinta tulus ini

Aku berharap kata sayang yang kau ucapkan dulu
Bisa kau ucapkan kembali pada diriku
Bukan masalah waktu yang terlalu singkat
Tetapi banyak kenangan yang penuh makna

Tapi sekarang kau telah pergi jauh
Meninggalkan semua kenangan kita
Aku di sini sendirian masih menyimpan semua kenangan itu
Yang pernah aku miliki dari kisah cinta kita

Dan sekarang aku hanya bisa berharap
Suatu saat nanti kau akan mengerti arti cinta tulus ini
Untuk melengkapi kisah hidup ini
Yang seakan hilang karena cintamu

Dan aku sangat berharap
Suatu hari nanti cintamu kembali untukku
Supaya kau mengerti akan keadaanku saat ini
Bahwasanya aku sangat berharap kau kembali dalam pelukanku

Thursday, May 8, 2014

LELAH DALAM PENANTIAN

Oleh Kim Begla

Tubuhku terbaring lemah
nafasku terasa sesak
dunia bagaikan sempit
ketika kudengar kou ucapkan selamat tinggal

Entah ..
Harus berapa lama aku menanti

Menunggu...
Disetiap malamku
disetiap senja yang menjadi saksiku

Tuhan..
Haruskah aku terpuruk dalam penantianku
haruskah aku menunggu yang tak pasti
haruskah aku terombang ambing dalam penantiaku

Kini kutersadar
kou tak pntas ku nantikan
Kou hanyalah bayangan ilusi bagiku
Ku ucapkan selamat tinggal masa silamku.

Wednesday, May 7, 2014

CINTA TULUSNYA

Oleh Nuhari Doank

Rintik hujan membasahiku
Entah mengapa perasaanku
Kau yang ada di depanku
Justru sahabatku
Yanga ada di pikiran ini

Dia pernah berkata
Walaupun darahnya
Tumpah tak tersisa
Walaupun mata pisau
Menancap di tanaganya

Dia akan selalu di sisiku
Dan di sampingku, memaniku
Dan menghiburku
Saat itu………..

Aku melihat cinta
Yang istimewa
Dalam matanya
Dia berjanji kepadaku
Cinta tulusnnya

Akan selau dijaga
Untukku……….
Sampai darahnya
Tak mengalir lagi
Dalam tubuhnya

Monday, April 28, 2014

WANITA PESANTREN

Oleh Readi Afandi

Assalamualaikum saudariku;
Ternyata, dari sekian pertemuan yang berawal dari pesan
Masih juga menyisakan rindu

Kau kembali hidup dalam dekapan kitab-kitab yang menyejjukkan
Meski kabarmu menghilang
Masih aku sisakan perhatian untukmu sebelum menjelang malam

Assalamualaikum saudariku;
Aku terbangun dalam lelap karena panggilanmu yang menyayat
Bisikan syahdumu membuatku tahu arti berharap
Kau bukan sekedar melati
Kau pulalah embun pagi yang berkilau dibawah seruan mentari

Assalamualaikum saudariku;
Sengaja aku merangkul mawar segar di tangan kanan
Sebagai uluran pertama saat nanti kau kembali dalam pelukan
Bercanda lagi meski angin tak menyisakan kisah sedikitpun
Namun, aku mnyimpan senyuman antara kau dan ketenangan

Assalamualaikum Saudariku;
Disini aku menunggu kembalimu seperti kemaren itu.

Friday, April 25, 2014

Puisi puisi cinta

Derap langkah
tebaran debu mengikuti kaki
mengiringi sepanjang jalan
sudah gersangkah dunia ?
terik sengatan matahari
keringat bercucuran
basah seluruh badan
namun……
bibir kering
Ku hampiri sepotong kayu
duduk menatap langit
teringat wajah mu sayang
betapa perih hati ku
Ketika jiwa ku terbuai
engkau berlari
saat ku mengungkapkan cinta sejati ku
engkau menghindar dan menghilang
Namun ku kejar diri mu
hanya bayangan semu yg ku dapat
Biarkanlah………
aku menyendiri tanpa mu
walau hati ku hancur
saat ini aku pasrah
Cuma harapan ku suatu saat
ketika terbangun
engkau telah disisi ku
karena diri mu cinta sejati ku
“Pujangga Kelana”

Monday, March 31, 2014

Puisi Cintaku Untukmu – oleh Ade Supriadin

Lelah dan dahaga yang terasa,,,
Kulit terbakar terpecah terik matahari,,,
Pikiran kering yang teringat
Hanya satu tersisa di asaku,,,
Kaulah belahan hatiku
Kaulah impianku
Kaulah cinta tak tergantikan
Walau panas di padang pasir menyertaiku
Membakar jasadku
Aku takkan menyerah tuk mendapatkan Mu