Tuesday, September 3, 2013

DALAM RAJUT SANG KUASA

Oleh Mega Kahdina

Aku terpaku meliha isi pesanmu
Bermakna dalam tanpa sajak tinggi
Berarti indah meski tak berkias
Apa yang kau tulis lebih dari cukup
Lebih dari rasamu, lebih dari apa yang kau tuju
Semua terbaur menjadi datu dengan jelas kau ungkapkan

Ah, pesanmu membawaku kembali pada jaman surat dan merpti
Kembali menjaga hati dalam tradisi diam sang dara
Menjaga ucap dalam senyum
Menjaga pandang dalam tanah
Menjaga cinta dalam kemurniannya, kesuciannya dan fitrahnya

Kurasa kisah ini belum berakhir
Namun baru saja mulai
Dalam diamnya
Dalam rajut kepasrahan pada sang kuasa